Mari Bertukar Ilmu Pengetahuan

aku2

Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah ya Rabb. Aku bertemu dengan banyak orang yang antusias terhadap Matematika, khususnya bidang Aljabar. Sepertinya aku semakin yakin bahwa Matematika adalah takdirku dan aku harus menerima “dia” sebagai pendamping hidupku. Kau telah membuatku sedikit lebih berarti kali ini. Apa yang aku kerjakan hampir selama satu tahun ini dapat membuatku sedikit bangga karena dapat aku presentasikan dalam sebuah forum yang cukup besar.

Yah, skripsiku yang berjudul Modul Perkalian (Multiplication Modules) dapat aku âperkenalkanâ pada orang banyak, pada orang-orang di bidang Aljabar tentu saja. Dan skripsiku ini membuatku ingin mempelajari Aljabar lebih jauh. Aku menjadi sedikit terobsesi untuk menjadi seorang ahli dalam hal ini, maksudku menguasai bidang ini nantinya.

âKamu sangat beruntung, Pin. Skripsi selesai, eh langsung ditawari untuk dipresentasikan di seminar nasionalâ.

Itu adalah salah satu komentar salah seorang sahabatku, Teguh Kurniawan, yang juga merupakan âadik seperguruanâ-ku. Maksudku adalah kami berdua berada di bawah satu dosen pembimbing, yaitu Bu Indah. Hanya saja aku memiliki satu dosen pembimbing lagi, yaitu Pak Sutopo. Aku menyebutnya adik seperguruan karena skripsiku sudah selesai terlebih dahulu. Dan kakak seperguruanku, maksudku yang skripsinya selesai lebih dulu dariku adalah Winkausyar Wanranto dan Wihikanwijna. Yah, kami adalah segelintir orang yang âterjebakâ dalam bidang Aljabar di dunia Matematika ini. Namun, aku berharap ketidaksengajaan ini dapat membuat kami semakin mencintai bidang ini nantinya. Aku harap demikian ke depannya.

Dalam sebuah seminar nasional di Universita Negeri Yogyakarta âAljabar, Pengajaran dan Terapannyaâ yang diadakan pada tanggal 31 Januari 2009 kemarin, aku dapat âunjuk gigiâ. Yang membuatku dapat sedikit tersenyum lebar adalah bahwa aku satu-satunya pemakalah S1, sedangkan sisanya adalah mahasiswa-mahasiswa S2 yang sedang menyelesaikan studinya dan beberapa doktor muda. Yah, inilah indahnya menuntut ilmu sepertinya. Umur tidak membuat kami merasa canggung untuk saling bertukar pikiran dan sedikit menularkan ilmu pengetahuan yang dimiliki masing-masing orang. Yah, semoga setiap orang mampu seperti ini, maksudku ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki tiap orang dapat saling ditularkan dan saling melengkapi. Aku yakin negeri ini akan menjadi negeri yang cerdas jika setiap orang mampu mengaplikasikan ini, maksudku bisa saling menularkan ilmu pengertahuan yang dimilikinya.

Sepertinya pernyataan salah seorang sahabatku benar adanya. Nanang Susyanto pernah mengatakan ini kepadaku :

âJika seseorang memiliki satu apel dan orang lain memiliki satu apel, maka masing-masing akan tetap memiliki satu apel jika apel tersebut ditukarkan. Namun jika Jika seseorang memiliki satu ilmu dan orang lain memiliki satu ilmu, maka masing-masing akan memiliki dua ilmu jika ilmu tersebut ditukarkanâ.

Untuk itu, mari kita saling berbagi dalam ilmu pengetahuan. Jangan pernah merasa rugi untuk menularkan ilmu pengetahuan kepada orang lain.

Pada acara seminar nasional tersebut, aku mendapatkan selebaran yang berisi sedikit informasi mengenai himpunan matematika Indonesia, yaitu Indonesian Mathematical Society (IndoMS). Beberapa hal yang dapat Anda ketahui adalah sebagai berikut.

aku2

Sekretariat Pusat : d.a Prof. Dr. Widodo, MS (Presiden), Jurusan Matematika Fakultas MIPA UGM, Sekip Utara Yogyakarta, Indonesia. Telp : (0274)552243 Fax : (0274)555131, email : indoms2008@gmail.com, website : http://indoms-center.org

Aku kutip dari selebaran yang aku terima mengenai kilas balik terbentuknya himpunan matematika Indonesia (IndoMS) ini. Adalah Prof. Dr. Lee Peeng Yee dari National University of Singapore (NUS), yang pada saat itu bekerja di National Institute of Education (NIE), yang mendorong terlaksananya Konferensi Nasional Matematika yang pertama (1976) di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada saat beliau berkunjung ke ITB tersebut dan bertemu dengan Prof. Dr. Ahmad Arifin (alm), beliau menyarankan agar ada forum pertemuan para matematikawan se-Indonesia.

Di sisi lain, di Surabaya pada waktu itu telah ada suatu organisasi para peminat Matematika yang terdiri dari para matematikawan, pendidik, dokter dan siapa saja yang menyukai matematika. Mereka menjalankan organisasi tersebut mula-mula dengan mengadakan pertemuan bulanan dan kegiatannya tersebut diberi nama Kelompok Belajar Matematika. Setelah kegiatan ini berlangsung selama satu tahun, akhirnya pada tahun 1973 dibentuklah organisasi Himpunan Peminat Matematika, yang disingkat HPM. Pendirinya adalah Prof. Drs. Slamet Dajono (alm), yang merupakan salah seorang dosen matematika di IKIP Surabaya waktu itu.

Keberadaan HPM dan kegiatannya tersebut menambah semangat Prof. Dr. Lee Peeng Yee untuk mendorong diadakannya Konferensi Nasional Matematika Indonesia yang pertama. Beliau kembali lagi ke Bandung dan mendorong teman-teman di ITB untuk menyelenggarakan suatu konferensi. Akhirnya dengan berbekal semangat yang tinggi untuk memajukan matematika di Indonesia, pada tahun 1976 diadakanlah Konferensi Nasional Matematika Indonesia yang pertama di ITB Bandung. Pada saat itu juga, Prof. Dr. Lee Peeng Yee membawa beberapa koleganya dari luar negeri dan mengadakan Konferensi SEAMS yang pertama juga di Indonesia. Bertindak sebagai ketua panitia adalah penyelanggara adalah Dr. Bana Kartasasmita.

Pada acara konferensi nasional tersebut akhirnya disepakati untuk dibentuk wadah di level nasional bagi para matematikawan, pendidik dan para peminat matematika lainnya. Wadah itu sekarang dikenal dengan Himpunan Matematika Indonesia. Pemilihan kata âmatematikaâ dalam Himpunan Matematika Indonesia di sini adalah dalam rangka member kesempatan kepada orang-orang yang bukan matematikawan tetapi berminat dalam matematika untuk menjadi anggota dan terlibat aktif di dalam kegiatan-kegiatan organisatoris.

Pada saat konferensi itu pula diadakan kongres yang pertama Himpunan Matematika Indonesia. Dua keputusan di antaranya adalah tentang Ketua Himpunan dan Pendiri Himpunan. Terpilih sebagai ketua himpunan pada saat itu adalah Prof. Dr. M. Ansjar dari ITB dan pendiri himpunan adalah seluruh peserta yang hadir pada konferensi tersebut.

Tujuan IndoMS :

  • membina dan mengembangkan matematika,
  • membina dan mengembangkan pendidikan matematika, serta
  • meningkatkan peranan matematika di Indonesia.

Keanggotaan IndoMS terdiri atas tiga kelas :

  • anggota biasa,
  • anggota luar biasa, dan
  • anggota kehormatan.

Anggota luar biasa diberikan kepada warga negara asing yang kegiatannya sebagai seorang ahli atau penggemar matematika dan bersedia ikut serta mengusahakan tercapainya tujuan Himpunan Matematika Indonesia. Anggota kehormatan diberikan kepada mereka yang dinilai Kongres dapat berperan serta untuk mencapai tujuan Himpunan Matematika Indonesia.

aku2

Itulah sedikit tentang kilas balik terbentuknya Himpunan Matematika Indonesia (Indonesian Mathematical Society-IndoMS). Oh iya, jika Anda tertarik dengan paper yang aku tulis mengenai Modul Perkalian ini, maka cukup klik di sini . Skripsi lengkapku yang berjudul Modul Perkalian (Multiplication Modules) juga dapat Anda download di sini. Semoga bermanfaat dan barokah nantinya. Baiklah, mari kita tetap berbagi pengalaman dan ilmu pengetahuan. Apa saja. Nuwun.

Footer: dokumentasikanlah hidup Anda selalu.

Facebook Comments:

3 thoughts on “Mari Bertukar Ilmu Pengetahuan

  1. Pin, mau aku kasih apel?
    Eh eh, maksudku, mau aku kasih cerita tentang ‘kebendaharaan negara’?
    😛

    Senang melihat Ipin berbahagia dengan matematika. Matematika mungkin juga berbahagia bersama Ipin. Kalian adalah pasangan yang serasi. Udah, tahun depan nikah aja sono ma dia. Ga perlu comblang-comblangan lagi, tuh.
    *dipenthung*

    ” admin :
    aku ga apelnya. aku mau cerita tentang ‘kebendaharaan negara’-nya aja ren. hehehe. 😛

    wah, iya nih. kami semakin cocok saja. mohon doanya aja yah, semoga langgeng. amiin.
    nanti kalau udah saatnya, kamu aku undang kok. hehehe. 😛
    yeee, gapapa kali comblang-comblangan. kaya di tipi-tipi gitu.
    loh, kok sepertinya kamu cemburu gitu ren? 😛
    *dipenthung bolak-balik*

  2. Ass, mf numpang nulis z?Walau saya bukan anlmuus Prodi Mtk FKIP Uns, tapi saya pernah kuliah disana (walau tidak sampai lulus). Tapi, saya kira tidak ada salahkan untuk menulis disini, karena dulu saya juga pernah menjadi bagian dari FKIP Mtk 03.Salam bwt tmen2 smua yg knal ma sya. Angkt 00,01,02,03,04 Kalo angkt 05, mungkin g knal..Y tadi, dikarenakan sya keluar sebelum waktunya (thn 2004 akhir).Buat PA saya yang is the Best, Bp RISTU,,gmn bpk, dh lulus dan ngajar lgi lum??Bwt dosen2, smua tenaga administrasi dan pengurus Mtk Fkip Hidup MATEMATIKA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *