Kisah Fleming dan Churcill

Ada seorang yang bernama Fleming, dia adalah seorang petani Sunderland (Inggris) yang sangat miskin. Pada suatu hari, di saat dia sedang bekerja mencari nafkah seperti biasanya, sayup- sayup terdengar teriakan “tolong…tolong” di sekitar rawa. Dia segera membuang peralatan kerjanya kemudian berlari menuju ke sumber teriakan, dan melihat seorang anak lelaki yang setengah tubuhnya telah terperosok ke dalam kubangan lumpur di rawa tersebut.

Anak lelaki tersebut sangat panik dan gugup, meronta-ronta sambil berteriak, mencoba untuk melepaskan diri dari kemalangan tersebut. Dengan sekuat tenaga, Fleming mencoba menyelamatkan anak ini dari ujung kematian yang menegangkan. Pada hari berikutnya, sebuah kereta kuda yang mewah berhenti di depan rumah Fleming, kemudian seseorang yang berpakaian parlente seperti kaum bangsawan turun dari kereta tersebut. Dia lalu memperkenalkan dirinya dengan mengatakan bahwa dirinya adalah ayah dari anak lelaki yang diselamatkan olehnya. “Tujuanku datang ke sini adalah untuk membalas budi baikmu. Aku ingin memberimu uang,” kata si priayi itu.

Fleming kemudian mengatakan bahwa menolong orang adalah suatu hal yang sudah selayaknya dilakukan, dan ia tidak bisa menerima uangnya hanya dikarenakan telah menyelamatkan anaknya. Fleming menolak pemberian uang dari bangsawan tersebut. Dan tepat di saat itu, anak Fleming muncul dari pintu kecil pondok tersebut, lalu priayi itu bertanya, “Apakah ini anakmu?” “Ya”, jawab Fleming merasa bangga sebagai seorang ayah.

Lalu bangsawan itu berkata, begini saja, biarkanlah anakmu ikut denganku, aku akan membiayainya untuk mendapatkan sebuah pendidikan yang layak. Jika anakmu begitu bersemangat berjuang seperti ayahnya, maka pada suatu hari nanti dia akan tumbuh menjadi seseorang yang akan membuat kau merasa sangat bangga. Dan begitulah masalahnya telah disepakati, bersamaan dengan berlalunya waktu, anak Fleming telah menamatkan pendidikannya dari lembaga ilmu kedokteran St. Maria di London, Inggris. Melalui ketekunan dirinya, dia kemudian menjadi Sir Alexander Fleming yang terkenal di dunia kedokteran, dan penisilin adalah merupakan penemuannya.

Setelah sekian tahun kemudian, anak bangsawan itu menderita penyakit radang paru-paru, di mana penyakit tersebut waktu itu merupakan suatu penyakit yang belum ada obatnya, penisilin yang ditemukan oleh anak Fleming-lah yang telah menyembuhkan penyakitnya. Apakah Anda mengetahui nama dari bangsawan itu? Dia adalah Rudolf A. Churcill yang terhormat itu, lantas siapa nama anaknya itu? Dia adalah mantan PM Inggris yang terhormat, Winston Churcill. Maka tepatlah kalau ada yang mengatakan bahwa berbuat sesuatu yang “baik”, ada balasan yang “baik” pula.

from : erabaru.or.id

Footer: dokumentasikanlah hidup Anda selalu.

Facebook Comments:

3 thoughts on “Kisah Fleming dan Churcill

  1. Ada kisah lain dibalik PM Churchill dan Alexander Fleming ternyata.
    Tapi kok penisilin dipakai buat mengobati radang paru-paru?
    Bukannya penisilin itu obat Malaria ya?
    Tau penyakit Malaria ndak Pin?

    ” admin :
    Iya, aku juga baru tahu nih.
    Mungkin itu fungsi lain dari penisilin, wisna. aku ga begitu tahu ilmu kedokteran sih.
    Kalau masalah Modul Perkalian, aku tahu sedikit kok. 😛
    Heh, penyakit malaria itu apa yah? kayaknya pernah dengar… 😛

  2. Setauku sih Penisilin tu obat antibiotik yang dibuat dari fungi Penicillium.
    Kalau Malaria tu penyakitnya disebarkan lewat perantara nyamuk Plasmodium Vivax dan Plasmodium Falciparum. Gejalanya apa? Pada jam-jam tertentu kamu ngerasa sehat banget, tapi pada jam-jam yang lain kamu kedinginan, menggigil setengah mati, sampai kamu bisa menggigit lidahmu sendiri. Kalau mau ngerasain gampang, datang aja ke Papua, dijamin langsung kena tu penyakit. Hehehe.

    ” admin :
    Duh, ga usah sebegitunya dijelasin dong, wisna.
    aku juga sebenarnya tahu sedikit kok tentang penyakit ini.
    aku kan cuma ngetes aja. 😛
    *mencoba mengelak*

  3. eh salah deng, Plasmodium Vivax dan Plasmodium Falciparum tu nama protozoa yg menyebabkan penyakit Malaria.
    Kalau nama nyamuknya tu Anopheles. Sori.

    ” admin :
    Iya, aku tahu. aku harus belajar lagi ternyata. :p
    *sambil mencoba mengambil buku biologi*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *