Aku Khilaf

aku2

Asytaghfirullaahal’adziim. Sebelumnya, maafkan aku ya Allah, ya Rabb. Tanganku gemetaran saat mulai mengetik di keyboard komputerku. Entah apa yang aku pikirkan pagi tadi. Aku pikir aku sudah berbuat baik dengan menampilkan sebuah tulisan di website ini. Sebuah tulisan milik orang lain sebenarnya, yang aku bumbui sedikit dengan untaian kalimarku sendiri. Namun aku lupa satu hal, yaitu menampilkan sumber tulisan tersebut, yah SUMBER TULISAN tersebut. Sungguh, aku benar-benar khilaf.

Karena terburu-buru, aku langsung memposting tulisan terakhir pagi tadi tanpa membaca ulang apa-apa yang aku tampilkan di website ini, dan malam ini, saat aku hendak tidur dan beristirahat, sedikit melepas lelah karena kesibukanku yang tidak berarti di hari ini, aku mencoba kembali berselencar di dunia maya dan tidak lupa mengecek website pribadiku ini. Sungguh memalukan memang kesannya. Aku yakin aku pun akan merasa sangat marah dan geram terhadap perbuatan pelanggaran hak cipta.

Aku sangat kaget saat melihat banyak komentar yang berisi, “Mas, kalau njiplak yang professional dong!!” dan derivativ-derivatifnya yang lain. Aku sungguh sangat malu saat membaca tulisan itu barusan. Mencoba kembali tenang dan memberanikan diri untuk menuliskan semua ini, aku berniat meminta maaf kepada semua pihak yang merasa geram atas kelakuanku kali ini. Aku sungguh tidak menyangka kalau website ini langsung mendapatkan berbagai masukan, kritikan, dan komentar yang membangun, dari berbagai kalangan yang merasa ada ketidakadilan di website ini. Aku juga harus sedikit bangga sepertinya karena website ini memiliki banyak pemerhati dari berbagai kalangan.

Mungkin “kasus” ini akan selesai jika tulisan tersebut aku edit dan aku beri tambahan di bawahnya tulisan “from :” atau “disadur dari :”, atau “terinspirasi oleh :”. Namun sepertinya tidak, terlalu banyak pihak-pihak yang kecewa dan marah atas apa yang aku perbuat hari ini. Mungkin akan lebih baik kalau tulisan yang banyak mendapat hujatan itu aku “sembunyikan” terlebih dahulu, agar suasana kembali tenang, dan semua pihak dapat berpikir dengan kepala dingin, termasuk aku tentu saja. Tulisan tersebut akan aku tampilkan kembali pada saat yang tepat nanti, dan tidak lupa dengan menyertakan SUMBERNYA.

Aku akui, tulisan-tulisan di website pribadiku ini memang berasal dari banyak sumber, dan sudah seringkali aku utarakan sepertinya di sini. Aku selalu mencantumkan sumber tulisan-tulisan tersebut. Semua content yang ada di website ini adalah informasi yang aku dapatkan dari berbagai sumber yang memang layak untuk dibaca semua orang, menurutku tentu saja.

Dengan ini, secara resmi, aku meminta maaf kepada semua pihak yang merasa geram atas perbuatanku kali ini. Aku sangat berharap dengan adanya permintaan maafku ini, kita dapat menjadi sahabat baik dan bukan menjadi musuh. Aku memohon untuk dimaafkan, terlebih kepada sahabat baru di dunia maya : SILLY. Aku tahu aku bersalah, karena aku khilaf. Semoga berkenan. Untuk pihak-pihak yang telah terluka hatinya, mohon dibukakan pintu maaf bagiku, dan aku hanya dapat berkata ini :

MAAF MAAF MAAF

aku2

Footer: dokumentasikanlah hidup Anda selalu.

Facebook Comments:

26 thoughts on “Aku Khilaf

  1. wah mas lebih baik lagi klo itu bukan sekadar saduran atau copy paste dari blog orang, — walaupun pake di sadur dari dan derivative nya –. Lebih keren lagi klo itu dari pemikiran mas sendiri..

    ” admin :
    iya mba, kalau emang sang pemilik tulisan tidak berkenan, akan segera aku hapus kok. aku hanya ingin membantu mempublikasikannya mba, sungguh, hanya itu.

  2. sebaik2nya manusia yang berbuat salah adalah mereka yang menyadari dan mengakui kesalahannya. saya yakin yang bersangkutan sudah melihat itikad baik dan kebesaran hati sampeyan lewat permintaan maaf ini. yah, semoga nggak jatuh ke lubang yang sama lagi ya, mas πŸ™‚ hey, keep your chin up and keep on sharing πŸ˜€

    ” admin :
    iya, terima kasih banyak mas, baru sempat “log in” nih, kemarin sibuk di sekitar waduk sempor.
    yup, semoga aku ga jatuh ke lubang yang sama kelak. tolong maafkan aku mas.

  3. Yah, mungkin ini buah simalakama dari yang dulu banget (tahun 2008) pernah diperbicangkan di blogmu yaitu tentang isi postinganmu, terutama terkait dengan orisinalitas.
    Tapi untuk artikel yang ini, menurutku ya kamu emang udah kelewat batas. Soalnya kamu turut andil dalam menambah-dan-mengurangi kata atau kalimat di artikel yang kamu sadur. Walaupun kamu mencantumkan sumbernya, tapi tetap saja artikel itu sebenarnya bukan murni buatanmu sendiri. (Untung aku belum ngasih komen).
    Mungkin empunya artikel atau kawan-kawannya, mencari kata kunci judul artikel itu di Google dan menemukan artikelmu yang nyaris sama dengannya. Jadi, bukan berarti blog mu ini populer ^^. Kalau sekarang populer itu karena blogmu statusnya jadi TKP, hehehe.
    Saranku ya, perbanyak aja pergaulanmu, karena aku tau sebenernya kamu kehabisan ide buat artikel blogmu. Oiya, shoutboxnya kenapa jadi ikut2an diberangus?

    ” admin :
    iya mungkin, wis. iya aku tahu, aku emang kelewatan di sini, tolong dimaafkan yah, dan tolong diingatkan ke depannya, mau kan wis? aku kan ga setiap saat melek di monitorku…iya nih, lagi kehabisan ide aja. shoutboxnya masih “kotor” wis. besok aja kalau udah “bersih”.
    kamu benar lagi wis, bahwa shoutboxnya lemah dalam hal security. nanti minta bantuan om zaki aja lah, buat shoutbox yang baru. hehehe

  4. Met pge..Hmm.. Berfikir sejenak? Ntar mampir lagi bwt nitip komentar yg serius.. Ha.. Ha.. Ha..
    Mao pergi skul dlu..

    ” admin :
    selamat pagi jugaa. *juga berpikir sejenak* yah, malah pergi, ya sudah semangat belajar yah…

  5. Wah.. Ternyata saya tak bisa pergi tanpa meninggalkan komentar. Kini saya balik lagi…Hmm.. Copaser itu seperti maling, jika kata kak aidi di dunia nyata tidak bakal ketahuan, tapi toh jika ketahuan dunia nyata lebih parah dari pada dunia maya. Jika di dunia maya anda sekedar di caci maki, tapi di dunia nyata anda bisa babak belurrr…
    Oke, sekedar penggambaran saja. Sebenarnya saya dulu juga copaser, namun sebelum blog di publikasi kan karena sedang menggarap konsep dan tema blog saya. Namun, setelah menemukan konsep yang di inginkan, posting copas di delete, publikasi blog dan isi dengan tulisan2 hasil karya pribadi.
    Saya punya cerita, teman saya seorang blogger. Postingannya bisa dianggap acungan jempol. Namun, setiap beliau posting, hampir sepenuhnya tulisannya di copas oleh copaser sejati walau mencantumkan link nara sumber. Dampak negatif bagi nara sumber ialah menjadi malasnya beliau untuk kembali posting hingga turunnya traffic pengunjung dan page rank beliau karena justru pengunjung lebih banyak mampir kepada copaser. Mungkin sudah 4 bulan beliau absen dari dunia blogger karena hal demikian..Nah lo., jika nara sumber seperti beliau nantinya? Bagaimana? Hadoh, nak kecil banyak omong nih kyanya, takut digebuk… Kabur duluuuuu… Maaf atas komentarnya! “sekolah mulai ramai, main dulu dilapangan, he….”

    ” admin :
    aku senang Anda kembali. duh, iya ya? tapi bukankah itu bagi yang menjiplak dan menganggapnya sebagai karya pribadi yah? menurutku, pada “kasus” sahabat Anda tadi, ada niat yang kurang tepat. kalau memang diniatkan untuk berbagi, aku pikir tidak akan ada masalah nantinya, yang penting tujuan ia menulis terealisasikan, walaupun mungkin sedikit memakan waktu. tidak apa2 kok mba, ga usah kabur gitu, aku sangat terbuka untuk berdiskusi, tapi dengan cara2 yang baik tentu saja. btw terima kasih atas masukannya yah.

  6. Selamat pagi mas, saya kepanggil kesini karena ada link dari posting ini ke tempat saya. Sebelum saya tulis komen ini, saya minta tulisan saya ini jangan kamu moderasi.
    Baiklah,… Sebelumnya saya minta maaf kalau kejadiannya pada akhirnya berakhir begini. Saya tidak mau sebetulnya kejadiannya akan menjadi seperti ini. Cuma kamu benar-benar menutup akses komunikasi sehigga sulit untuk saya menegur secara langsung. Padahal Anda sebetulnya tinggal menyebutkan sumbert tulisan itu… dan bukan “membumbuinya dengan sedikit UNTAIAN kalimat mu sendiri” yang pada akhirnya malah terkesan itu tulisan anda, bukan tulisan saya.
    Saya mengerti niat anda untuk posting artikel itu karena menganggap artikel tersebut menggugah, tapi bukankah akan lebih baik jika and menuliskan sumbernya. Kalaupun anda ingin tulisan itu terdengar seperti keluar dari pikiran anda, alangkah baiknya jika anda mempergukanan kata-kata sendiri, jadi tidak perlu “membumbui” lagi bukan?… Kalau ada kalimat saya yang kemudian diquote dikit-dikit ya gak papa… saya gak akan bertanya2. PAling saya hanya akan menganggap tulisan kita seragam, atau pola pikir kita sama dsb.
    Ini???… Anda hanya mengganti beberapa kata yang mengacu kediri saya, dengan bumbu2 yang akhirnya mengacu ke diri anda bukan?. Kesalahan terbesar anda kali ini adalah, anda lupa menghapus link yang ada di posting itu, yang mengatakan “coba baca tulisan sahabat saya dony disini”… Redaksinya pun lupa anda rubah, sehingga seolah dony itu teman anda juga, dan track back link-nya masuk ke blog dony. Dari sanalah saya akhirnya menemukan tulisan ini.
    Saya gak bermaksud menghujani blog ini dengan komen tadinya, tapi ketika posting komen tidak anda tampilkan, maka teman-teman saya yang memang sangat tidak suka orang yang demen copas menjadi tak terkendali. Seandainya begitu sadar salah anda langsung ke blog saya, dan meminta maaf, lalu semuanya akan selesai.
    Saya sangat pemaaf kok… di blogosphere ini saya malah dijadikan tempat curhatan teman-teman. Tapi kemarin anda malah ngumpet sehingga banyak yg geram akan tindakan anda. Apalagi kemudian ada yang menemukan posting-posting teman kita yang lain yang dicopas oleh kamu. Cuma mo tanya mas, apakah kamu sudah ijin untuk itu? Sekali lagi ini proses belajar. Gapapa kok kita salah… Bukan seberapa banyaknya orang itu jatuh dalam kesalahan, tapi bagaimana dia bangun lalu minta maaf dan berjalan kembali dengan gagah, itu yang penting. Saya terima permohonan maaf kamu, saya terima jabat tangan persahabatan kamu, karena dari awal pun saya sudah mengulurkan tangan untuk persahabatan.
    Saya sangat berharap habis ini kamu tidak lagi tenggelam dalam masalah ini. Jangan menyimpannya lama-lama karena saya sendiri sudah menenggelamkannya bersama bulan semalam. Hari ini, matahari sudah terbit, hari baru, semua baru. Silahkan silahturahmi ke rumah saya… mungkin akan tidak nyaman memang, tapi kalau anda melakukan ini, saya bikin posting baru untuk anda. Untuk awal pesahabatan kita. Sudah yahhh, jangan dipikirin lagi. yang begini2 biasa kok, asal kita mau ambil hikmahnya, belajar dari kesalahan, lalu melangkah kembali dengan kepala tegak. Saya sama sekali sudah melupakan yang kemarin.

    Mari jabatan tangan yah.

    Silly

    ” admin :
    selamat pagi bu. haduh, panjang sekaliiii…iya baik bu, ga aku moderasi kok. iya bu, aku mengaku salah, andai saja aku tidak lupa mencantumkan SUMBER BERITA aslinya, mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini. aku “menggubahnya” karena aku ingin menyisipkan pesan lain di tulisan tersebut bu, sungguh, tidak ada maksud lain. pesan yang ingin aku sampaikan sebenarnya adalah : JANGAN MENIKAH PADA USIA DINI. itu saja.
    untuk “kasus” mas dony, itu bukan kesalahan bu, tapi emang sengaja, karena aku pikir semua orang butuh referensi dari blog beliau. namun sayang, sepertinya ia tidak terlalu suka dengan istilah “sahabat” yang gunakan untuknya.
    kalau menurutku, kesalahan terbesarku adalah TIDAK MENCANTUMKAN SUMBER BERITA aslinya bu, yaitu ANDA. btw, terima kasih banyak bu atas uluran tangan persahabatannya. aku sambut dengan baik, tetapi aku ingin Anda berpikir ulang sepertinya. aku takut Anda menyesal telah bersahabat denganku setelah mengenalku dengan baik.
    baik bu, aku akan mampir dan bersilaturahim ke “rumah” ibu, sesegera mungkin.
    *wusss, meluncurr!!*

  7. yang sabar ya bang, yang penting kan sudah menyadari kesalahan, n mencoba untuk memperbaiki.

    ” admin :
    iya mas, terima kasih atas masukannya yah. tolong maafkan aku.

  8. aduhhh pin….kekacauan apa lagi yg kau perbuat????

    ” admin :
    haduuhhhh win, aku ga tahu apa yang aku lakukan ini…sepertinya kekacauannya cukup besar win, tolong bantu aku…

  9. semua kesalahan pasti bisa di maafkan. salam kenal πŸ˜€

    ” admin :
    yup, aku setuju itu! terima kasih sudah mampir mba. salam kenal juga.

  10. Wuih…jadi ini yang membuatmu tidak bisa tidur? Hm…yang sudah terjadi ya sudah…yang terpenting kamu sudah minta maaf dan memperbaiki kesalahanmu, kurasa mba silly cukup bijak. Kuharap kamu masih tetap terus menulis setelah kejadian ini. Ingat tujuan kita menulis bukan popularitas (kalo ada y sedikit aja lah gpp kan he he).
    Kita menulis untuk diri kita sendiri. Kita sedang belajar untuk peka, untuk merasa, untuk peduli dengan sekitar kita… yang pada intinya sebenarnya kita sedang mengingatkan diri kita…ya lebih untuk diri kita agar kita terus memperbaiki diri. Orang lain punya kebebasan menilai tulisan kita… mau mengikuti pemikiran kita atau tidak itu terserah mereka…Ok sobat…seperti motomu “Di mata ada kotoran mata di gigi kuning banyak kumannya” yang artinya…tulisanmu “Ditulis dengan ketidaksempurnaan. Tanggapi dengan kearifan”:D (bener to artinya???). So..kesalahanmu ini ternyata jadi sebuah pembelajaran,.. bagimu…bagiku, juga yang lainnya.

    ” admin :
    iya bud, ini yang membuatku ga bisa tidur, makanya aku langsung refereshing aja ke waduk sempor selama 3 hari-an. hehehe. iya bud, mba silly sangat bijak, ia adalah seorang ibu yang patut dicontoh oleh anak2nya kelak, dan kita harus belajar banyak dari beliau sepertinya.
    iya bud, tolong ingatkan aku selalu yah. tolong maafkan aku juga.

  11. pelajaran mas. inget kan apa yang pernah kita perdebatkan, di malam yang begitu dingin itu, soal referensi?

    ” admin :
    iya mas, ini sungguh pelajaran yang berarti bagiku. iya, aku ingat malam itu, saat kita membahas referensi skripsi yang sedang kita kerjakan kan?

  12. mas silly yah yg punya? nah.. baikan yah mas silly n bang ipin item…iyah.. shoutboxnya kmne?
    cep..cep…cep… jangan nangis yah..lolipop? mau? ^0^

    ” admin :
    haduh, bukankah nama “silly” identik dengan perempuan yah? iya nih, udah baikan mba.
    shoutboxnya masih “kotor”, aku cuci dulu yah. yee, siapa yang nangis!! aku maunya permen Alpenliebe aja deh…

  13. Are you Ok, pin? Kuharap kau baik2 saja dalam menghadapi masalah ini pin..Arghhhh jadi gak enak membantaimu saat pertandingan nanti. Baiklah… aku akan menurunkan kemampuanku saat kita bertanding, semoga kau dengan mudah mengalahkanku dan membuatmu bahagia… :p

    ” admin :

    I am OK bro. alhamdulillah aku baik2 aja, jok. baiklah, aku akan tetap menunggumu kawan. kau mungkin belum tahu bahwa aku sudah menguasyai jurus “super cancel” dan jurus “kick Ipin”

  14. Lega…akhirnya pada baikan πŸ™‚ makan2 yukkk!! *makan az yang dipikirin, hehehhehehe

    ” admin :
    aku juga legaa mba. iya nih, udah baikan. haduh, aku udah makan e mba, kalau minum2 aja mau ga? :p

  15. hahaha….biasa bro , laki2 itu berbisa. jahaha :)) jabatan tangannya yang lamaan biar dapet wanginya (halah…) salam kenal y, maav koment ku rada GJ.

    ” admin :
    weh, apakah setiap laki2 itu berbisa yah? aku kok ga punya bisa yah? duh, ibuku tadi udah pesan kok mas, “Pin, jabat tangannya jangan lama2”. gitu mas. iya mas, makanya ga aku publish di sini, biar jadi konsumsi pribadi aja. saling mengingatkan ya mas. tolong maafkan aku juga.

  16. Inilah hidup…Inilah indonesia…hehehehehe.

    ” admin :
    yup, inilah hidup. haduh, perasaanku kok ga enak. aku merasa pesan Anda adalah : Indonesia adalah negeri para pembajak. gitu bukan sih? :p

  17. mas yg katanya khilaf, perasaan sebelumnya saya pernah komen disini dan kena moderasi, apa hanya komen2 terpilih saja yg ditampilkan? picik skali anda kalau begitu, ga ada gunanya istighfar mu..

    ” admin :
    oh iya, mas yang tukang maki2, iya emang pernah dan emang aku moderasi. yup, Anda benar sekali. ya ampuun, kok Anda berpikir seperti itu yah? bukankah itu wewenangku? lagipula kalau boleh terus terang, aku sama sekali tidak menyukai cara Anda dalam berkomentar di sini. penuh kalimat negatif dan tidak pantas untuk ditampilkan di khalayak ramai. mohon disikapi dengan bijak. tolong maafkan aku ya, mas warm.

  18. @nOe_psi07
    Errr… saya bukan mas-mas…saya perempuan mas… hehehe.
    Salam kenal yah πŸ™‚

    Silly

    ” admin :
    iya nih, mba nOe ada2 aja, tapi dia juga perempuan loh bu. sudah2, jangan bertengkar lagi yah…

  19. halo… saya ke sini gara2 baca artikel di blognya om warm πŸ˜€ hehehe… kebetulan Jeng Sil n Om Warm adalah salah dua sobat baik saya di blogsphere… dua2nya penulis yang hebat… πŸ™‚
    Silly sih emang ahlinya ngocol… ga heran sih aku kalo ternyata tulisannya bisa punya jiwa gitu n lalu bisa bikin orang pengen kopipas… jadi aku sih maklum juga sih sama mas arifin… tapi memang alangkah lebih baik kalo cantumin narasumbernya… supaya si Jeng Silly nya juga makin termotivasi buat nulis yang lebih bagus2 lagi… πŸ™‚ karena pencatuman narasumber, selaen untuk menghindari plagiarisme, itu juga suatu bentuk penghargaan kok… jadi si penulis asli kan bisa makin seneng nulis karena tulisannya diapresiasi πŸ™‚
    sedangkan si om warm yang disebut sebagai tukang maki2… ahahahahahah πŸ˜† jujur … aku malah jadi ngakak tuh… si om warm tukang maki2..??? padahal dia mah orangnya pemaluuuuu… ahahahahakh… jadi surprise juga yah dia bisa “maki2” orang gitu… ah dia mah baek kok mas… mungkin dia lagi ilfil aja… πŸ™‚ it’s ok… ntar kalo ketemu, biar aku ajak ngobrol deh… pasti ketawa2 dia :mrgreen:
    anyway…tetap semangat ya mas arifin… jangan patah semangat… tetep berkarya… n coba mengeksplore diri sendiri aja… ada banyak banget loh dari diri kita yang bisa dijadiin tulisan πŸ™‚ bahkan bisa lebih puas lagi nulis tentang apa2 yg ada di pikiran kita ketimbang hanya mengambil dari berbagai sumber πŸ˜€

    salam kenal…

    ” admin:
    haduh, panjang sekaliiii. :d wah, ternyata begitu ya? terus terang sebelumnya aku ga kenal mereka berdua mba. aku hanya merasa bahwa tulisan mba silly itu harus dibaca semua orang, makanya ingin aku publish di sini. dan seharusnya lengkap dengan sumber aslinya. iya mba, aku harus bisa belajar banyak dari kejadian ini. weh, benarkah om warm seperti itu? kok beda perlakuannya ke aku? curang!! hehehe. commentnya yang aku baca2 kemarin penuh dengan kebencian menurutku, untung semua comment butuh moderasi dulu, jadi hanya untuk konsumsi pribadi aja. tapi semua comment yang masuk sifatnya membangun kok, aku tahu itu. iya mba, ajak ngobrol yah, tolong jelaskan bahwa ini adalah salah paham, dan murni kesalahanku. tolong mintakan maaf untukku yah. yup, aku akan tetap bersemangat mba.

    salam kenal juga mba…

  20. aduh mas Ipin…bikin aku parno ajah dh untk ngelanjutin novel lewat blog..nanti di Copas lagi!!!!
    Jangan diulangin lagi yah…tiap orang pasti punya kesalahan kow, asal jangn diulang untuk kedua kalinya ajah…OK! salam kenal, main2 yah ke istana aku..tapi jangan diCopas!! Upssss….Kidding

    ” admin :
    duh, masa aku bikin parno nih…ya kalau nanti tulisanmu bagus dan menurutku perlu dibaca semua orang, ya mau ga mau aku harus memaksamu untuk mempublishnya, termasuk di sini. tapi jangan khawatir, nanti ada link sumber aslinya kok, yaitu dirimu.

  21. meminta maap itu adalah kemenangan yang terbaik. kalo mau jiplak artikel di mantrihewan.co.cc gpp koq, hehe. mas kita boleh bertukar link?? bls ya………….mksh

    ” admin :
    iya, semoga aku bisa belajar banyak dari kesalahan ini. wah, udah dapat izin nih, asyiiikkk. ya udah nanti deh, kalau pas mampi n baca2, trus ada tulisan yang memang layak dibaca semua orang, aku bantu untuk mempublishnya di sini deh. siiip, pokoknya!! wah, boleh mas, silakan.

  22. wadaw…ane baca ini ngiris jg…
    ukey deh buat pembelajaran kita semua, walau di dunia maya ternyata sperti di dunia nyata dan bertetangga dekat bisa sambil lempar sendal….
    ane tau ini dari blognya wijna yg jg di kopas….hemmmm
    thx all

    “admin:
    asemm, si wisna emang kuncup, mengungkit-ungkit masalah ini lagi.
    tapi gapapa ding, semoga bisa menjadi pembelajaran untukmu juga. πŸ˜†

Leave a Reply to mawi wijna Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *