Aneh Saja

aku2

Aku tidak tahu harus memulai darimana, rasanya aneh saja menyaksikan orang-orang di sekelilingku tumbang satu persatu dalam mempertahankan status âsingleâ. Ya, akhirnya mereka menikah dengan calon pasangannya masing-masing. Padahal aku merasa baru saja kemarin aku daftar kuliah, kemudian sering tidur saat kuliah. Namun aku baru sadar bahwa aku pernah menuliskan kalimat ini di buku angkatan Mathâ04 milikku:

âMantap! Pertama datang ke ruangan semangat, 15 menit kemudian sudah mulai menguap, 10 menit setelahnya terkantuk-kantuk. Saat kuliah usai aku dibangunkan orang di sebelahku dan aku tidak bisa mengingat apa yang terjadiâ

Anda tahu, ternyata aku sudah lulus S1. Aku merasa seperti meloncat ke masa depan tanpa tahu apa saja yang sudah aku lewati. Apakah Anda pernah merasakan hal serupa, maksudku seperti apa yang aku rasakan ini? Dan saat aku menuliskan semua ini ternyata aku sedang berusaha menyelesaikan tugas akhirku berupa thesis, ternyata aku sebentar lagi juga akan lulus S2 di program studi yang sama: Matematika. Apakah setelah ini aku bisa menikah seperti orang-orang di sekelilingku tersebut, entahlah aku tidak tahu, tetapi yang pasti aku juga menginginkannya!

Aku tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, dan aku sangat mudah sekali untuk melupakan hal-hal di masa lalu. Oleh karena itu, ingin rasanya aku menuliskan apa saja yang terjadi dan apa saja yang aku rasakan tiap harinya. Namun sayang sekali itu semuanya tidaklah mungkin, karena keterbatasan waktu yang aku miliki. Ingin rasanya memiliki mesin pencatat dan pengingat untuk semua kegiatan dan kehidupanku di dunia ini. Aku yakin Allah memilikinya di suatu tempat di sana, tetapi kadang aku juga menginginkan âmesinâ seperti itu.

Salah satu sahabatku akan melangsungkan pernikahannya pertengahan bulan ini. Bahagia bercampur sedih saat ini, semua jadi satu dalam kepalaku. Seringkali aku merasa kalah dan butuh kerja keras untuk memulihkan kembali pikiran dan semangatku. Tahun 2011 ini ada banyak sahabat yang mengungkapkan keinginannya untuk menikah, dan sebenarnya aku juga tidak mau kalah, aku pun menginginkan menikah di tahun ini. Bukan karena ârumorâ yang beredar di tahun-tahun sebelumnya bahwa tahun depan bumi ini sudah kiamat, atau karena hanya tidak ingin kalah oleh sahabat-sahabatku tadi. Namun aku ingin menikah karena aku merasa memang sudah saatnya menikah. Banyak orang mengatakan bahwa segala sesuatunya akan indah pada waktunya, dan aku harap waktu indah bagiku adalah tahun ini. Ya, aku ingin cepat lulus, cepat bekerja, dan cepat menikah.

Sebenarnya sangat beruntung diriku ini karena mendapatkan calon istri yang mau menungguku, benar-benar menunggu. Kami sepakat untuk menikah tepatnya awal Ramadhan hamper dua tahun yang lalu. Aku rasa hanya perempuan yang benar-benar mencintai seorang laki-laki yang bersedia menunggu selama itu, dan aku yakin berlaku juga sebaliknya. Ya Allah ya Rabb, permudahkanlah jalanku untuk menunaikan sunnah rasulku untuk memenuhi setengah agama-Mu. Walaupun aku tidak terlalu mengerti arti âsetengah agamaâ tadi, tetapi sangat indah didengar oleh telingaku.

Oh iya, baru saja aku me-makcomblang-I lagi dua sahabatku. Mereka berada dalam satu kota sebenarnya, hanya saja mereka tidak saling mengenal sama sekali. Aku harap mereka berdua berjodoh, karena aku tahu mereka berdua sama-sama ingin segera menikah, sama sepertiku. Dan kalau ini berhasil, semoga hal ini bisa menjadi amal jariahku di dunia ini. Aku yakin Allah meridhoi apa yang aku lakukan ini. Untuk dua orang sahabatku, jika kalian membaca ini, berusahalah mencari jodoh dengan cara yang baik dan bijak ya, temukanlah kecocokan di antara masing-masing kalian, semoga Allah merestui, amiin.

aku2

Oh satu lagi, aku kadang-kadang geregetan kalau melihat sidebar di kanan blogku ini. Anda bisa melihat bahwa blog ini dihujani komentar-komentar spam. Sudah 200ribu lebih komentar spam itu bersarang di Akismet, âantivirusâ di blog ini. Namun bukan pekerjaan yang menyenangkan kalau tiap tiga hari sekali aku harus mendelete seribuan komentar spam yang bertengger di sini, Hufft. Maafkanlah aku, bukan bermaksud untuk curhat sebenarnya, dan aku juga tahu bahwa ini bukanlah saat yang tepat untuk membahas ini. ð

Haduh, sudah saatnya shalat dhuhur. Baiklah, mari kita senantiasa berbagi cerita dan pengalaman, apa saja. Nuwun.

Footer: dokumentasikanlah hidup Anda selalu.

Facebook Comments:

One thought on “Aneh Saja

  1. Kalo denger teman ada yang menikah, rasanya seneng campur iri. 😐
    Mas gitu jugakah?
    Kayaknya irinya harus dibuang nih.

    “admin:
    kadang malah merasa muak kalau dapat undangan. hahaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *